Tampilkan postingan dengan label Miliar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Miliar. Tampilkan semua postingan

Saipul Jamil dapat Warisan Rp 1 Miliar

Di tengah kesedihannya sepeninggal Virginia Anggraeni (23), pedangdut Saipul Jamil (31) justru dikabarkan mendapatkan uang dalam jumlah sangat besar. Salah satu perusahaan asuransi jiwa berskala nasional di Indonesia memberikan uang pertanggungan kepada Ipul –panggilan akrab Saipul Jamil– sebesar Rp 1 miliar. Ipul adalah ahli waris Virginia yang mengikuti asuransi jiwa.

Sepanjang hidupnya, Virginia alias Egi, adalah salah satu nasabah perusahaan asuransi itu. Begitu mengetahui kematian Virginia akibat kecelakaan tunggal di Jalan Tol Cipularang km 96+500, Purwakarta, Sabtu (3/9), perusahaan asuransi itu harus mengeluarkan uang klaim hingga Rp 1 miliar.

Salah satu sumber dari perusahaan asuransi yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan, Virginia belum lama menjadi nasabah di sana. “Ia baru beberapa bulan ini mengikuti asuransi,” kata sumber tadi saat dihubungi lewat telepon, Rabu (7/9).

Setiap bulannya, perempuan yang dinikahi Ipul, 10 Maret 2011 ini membayar uang Rp 1 juta sebagai premi asuransi. Selain jumlah premi yang cukup besar, uang klaim hingga Rp 1 miliar akan diberikan kepada Ipul lantaran asuransi yang diikuti Virginia selama ini hingga sebelum meninggal dunia bersifat full protection atau tanpa investasi.

“Usia muda dan aktivitas almarhumah semakin mempertinggi nilai pertanggungan,” kata sumber tersebut.

Tidak hanya soal usia dan aktivitasnya saja. Jumlah asuransi hingga Rp 1 miliar itu diberikan kepada Ipul, sebagai suami Virginia, lantaran Virginia tidak merokok. “Pekerjaannya juga hanya sebagai ibu rumah-tangga. Itu yang membuat nilai klaimnya semakin tinggi,” ujar sumber tadi.

Berapa pastinya klaim asuransi yang akan diperoleh Ipul, sumber tersebut tak bisa memastikan. “Saya tak bisa menyebutkan angka pastinya, tapi minimal Rp 1 miliar,” katanya.

Sampai, Rabu (7/9), atau empat hari setelah kecelakaan tersebut, dana klaim asuransi dari perusahaan tersebut memang belum diterima mantan suami Dewi Perssik itu. Uang tersebut akan diberikan jika sejumlah syarat sudah dipenuhi. “Nanti ada hasil visum, laporan polisi, dan beberapa persyaratan lain yang harus dilampirkan. Paling lambat satu bulan setelah diajukan, dana baru akan dicairkan,” kata sumber tadi.

Soal kabar tersebut, Ipul tak membantah bila istrinya merupakan peserta asuransi. “Aduh wartawan tahu saja. Kita lihat nanti lah ya. Saya tidak mengharapkan (uang klaim asuransi) itu. Yang jelas maksud saya adalah memberikan yang terbaik buat keluarga saya,” kata Ipul saat ditemui di MNC TV, Pondokgede, Jakarta Timur, Selasa (6/9) dinihari.

“(Asuransi) Itu hanya untuk hal-hal yang tidak diinginkan, untuk masa depan. Saya juga tidak tahu kan apa yang akan terjadi,” katanya.

Menurut pedangdut itu, dia sama sekali tak mengharapkan terjadi musibah terhadap orang yang dicintai. “Saya nggak mengharapkan itu. Kita juga tidak pernah tahu apa yang akan terjadi. Alhamdulillah sudah banyak yang namanya asurasi ini-itu, asuransi menyelamatkan jiwa. Alhamdulillah, saya dari sekolah sudah ikutan asuransi,” katanya.

Sumber : Surya.co.id

Tawarkan Hadiah Rp 2 Miliar, Microsoft Tantang "Hacker"

type='html'>
Microsoft menantang para hacker untuk mengembangkan pendekatan baru dalam mengupayakan keamanan komputer lewat ajang Blue Hat Prize. Bagi hacker yang memenangkan kompetisi ini, Microsoft berjanji akan memberi hadiah uang tunai sebesar 250.000 dollar AS atau lebih dari Rp 2 miliar.


Berdasarkan keterangan Kate Missouris, pimpinan senior Microsoft's Trustworthy Computing Group, tujuan dari kompetisi tersebut ialah menyelesaikan masalah security dengan mengeksploitasi upaya mitigasi atau meningkatkan efektivitas dari solusi mitigasi yang ada sekarang.

"Microsoft ingin lebih memotivasi mereka yang ahli dalam keamanan teknologi informasi untuk memikirkan cara mengurangi serangan pada perangkat komputer," ungkap Missouris seperti dikutip situs TechFlash, Rabu (3/8/2011). Saat ini, Microsoft telah menggunakan beberapa teknologi anti-eksploitasi, seperti DEP, ASLR, dan SEHOP, untuk melawan penyusupan ke komputer tanpa izin.

Missouris mengatakan, Blue Hat Prize adalah penghargaan terbesar yang diberikan dalam teknologi pengamanan komputer. Ia berharap para hacker, peneliti security, dan akademisi ikut serta dalam kompetisi ini dan mengembangkan software yang tahan serangan dalam platform Windows.

"Kami percaya bahwa Blue Hat Prize bisa memotivasi peneliti dan akademisi paling bertalenta untuk menghadapi tantangan dalam masalah security serta menawarkan kesempatan bagi mereka untuk memberi sumbangsih pada dunia," kata Missouris lagi.
Bagi yang ingin mengikuti kompetisi ini, Microsoft menawarkan dua masalah yang sesuai, yakni space information disclosure dan return-oriented programming (ROP). Meski demikian, kontestan bebas memilih masalah lainnya.

Solusi yang dikembangkan harus memenuhi 5 syarat, di antaranya memiliki CPU dan memory cost tak lebih dari 5 persen, bisa berfungsi di platform Windows, dan dikembangkan dengan Microsoft Windows SDK. Deadline penyerahan adalah 1 April 2012.

Tertarik ikut? Pemenang pertama akan mendapatkan 200.000 dollar AS dan pemenang kedua 50.000 dollar AS. Sementara pemenang ketiga akan mendapat Microsoft Developer Netywork Universal Subscription yang meliputi akses ke Visual Studio dan platform lainnya senilai 10.000 dollar AS. Pemenang aklan mendapatkan hak paten atas karyanya. Namun, Microsoft tak menawarkan royalti apa pun.